Suara itu memang tak asing bagiku
Dan tiap hari ku dengar
Tapi seringkali hati menolak
Bahkan berpaling
Dan pendengaran tak lagi mengfungsikan diri
Meski banyak yang mengagungkan
Meski banyak yang menyanjung
Keindahan,
Kemerduan
Lantunannya.
Kenapa jiwa ini?
Gerangan apakah yang terjadi
Dia enggan
Bahkan menolak
Meski tau dengan pasti.
Sudah matikah?
Hingga inhin berpaling
Sudah membatukah
Hingga lantunan indah itu tak terhiraukan lagi.
Bahkan terkesan seperti lantunan picisan.
Hati, jiwa, dan telinga ini seperti tertutup
Dengan harta dunia
Oh adzan beginikah nasibmu saat ini
Lalu siapakah yang akan peduli lagi di detik mendatang?

By:@rodliyah_siti (siro)