Kau topan dahsyat
Beratus kali kaupatahkan dayung dan kemudiku
Tapi dalam sekatar kalbuku tambah liat
Dilimpahi beribu tenaga dan zat

Nyala api neraka-Mu yang berkobar-kobar
Merobek dinding dan layar kapal
Dengan nafas tersengal-sengal
Kusingkap ratusan tirai

Kejatuhan adalah kebangkitan kembali
Di atas reruntuhan terbabgun menara tinggi
Tanpa kuasamu langit dan bumi
Tak bisa menampikku

Lihat ke dada koyok ini
Angin pun dapat membaca kisah yang marak
Dari derita ini pun akan lahir seekor singa
Dan istana-Mu tambah kemilau dalam jiwa.

dikutip dari:
Pembawa Matahari
Abdul Hadi W M