Seekor kuda sembrani hilang
ke dalam pelepah-pelepah pisang
Para peri kemudian mencucinya
dengan hujan hampir malam

Tapi darah itu masih membekas
dari kelangkang di penunggang (yang tewas)
Ibu, telah kau kalahkan aku
Kulihat gerimis itu, dan mimpiku membeku.

Dikutip dari:
Asmaradana
Goenawan Mohamad