(Ringkasan Materi Bagian 2)

C. Berbagai Macam Terminologi dalam Kurikulum

Core Curriculum
Core artinya inti, dalam kurikulum berarti pengalaman belajar yang harus diberikan baik yang berupa kebutuhan individual maupun kebutuhan umum.
Alberty (1953) dalam Subandiyah mengungkapkan 6 jenis core program, yaitu
1.
Core program terdiri dari sejumlah mata pelajaran yang diajarkan secara bebas

2.
Core program terdiri atas sejumlah mata pelajaran yang dihubungkan satu dengan yang lain

3.
Core program terdiri atas masalah yang luas, unit kerja atau tema yang disatukan

4.
Core program merupakan masalah yang luas yang dapat memenuhi kebutuhan fisik, sosial peserta didik

5.
Core program merupakan unit kerja yang direncanakan oleh peserta didik dan guru untuk memenuhi kebutuhan kelompok

6.
Core program mengandung:
– Tujuan mendasar dan luas
– Bahan, terdiri atas berbagai pengalaman belajar yang disusun atas dasar unit kerja
– Metode yang digunakan sangat fleksibel
– Bimbingan belajar sangat diperlukan

Hidden Curriculum
Valace (1973) mengatakan bahwa hidden curriculum meliputi yang tidak dipelajari dari program sekolah yang non akademik.
Kohelberg (1970) mengatakan bahwa hidden curriculum sebagai hal yang berhubungan dengan pendidikan moral dan peran guru dalam mentrasformasikan standar moral.
Robert S. Zais (1981) mengungkapkan berbagai terminologi dalam kurikulum sebagai berikut:
1. Curriculum Fondation
2. Curriculum Construcsion
3. Curriculum Development
4. Curriculum Implementation

Istilah-istilah terminologi lain yaitu:
1. Curriculum Improvement-Curriculum Change
2. Curriculum History
3. Curriculum Planning
4. Curriculum Theory
5. Curriculum Evaluation
6. Curriculum Muatan Local

D. Fungsi Kurikulum

1. Fungsi kurikulum bagi para penulis
Untuk dijadikan pedoman dalam menyusun bab-bab dan sub-sub bab beserta isinya

2. Fungsi kurikulum bagi guru
Sebagai pedoman untuk melakukan kegiatan proses pembelajaran

3. Fungsi kurikulum bagi kepala sekolah
Sebagai pedoman untuk melaksanakan supervisi kurikulum terhadap para guru pemegang mata pelajaran

4. Fungsi kurikulum bagi masyarakat
Mendorong sekolah agar dapat menghasilkan berbagai tenaga yang dibutuhkan oleh masyarakat

Sebagai bahan banding dipaparkan bahwa fungsi kurikulum diibaratkan sebagai kendaraan yang kedua-duanya mampunyai fungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan yang digambarkan sebagai berikut:
1. Auto (kendaraan) sebagai kurikulum
2. Sopir sebagai guru
3. Penumpang sebagai siswa
4. Tempat yang dituju sebagai tujuan pendidikan
5. Tempat yang dituju sebagai alat (TIK/TIU)
6. Hambatan dijalan sebagai kendala-kendala dalam proses pembelajaran
7. Bengkel sebagai biro perencanaan kurikulum

E. Tujuan Kurikulum

Tujuan kurikulum pada dasarnya sama dengan tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan ternyata berbeda-beda karena didasari pada suatu aliran atau konsep yang diyakini kebenarannya, atau darimana sudut pandangnya. Mungkin dari sudut hirarki, lembaga, daerah penyelenggara, jangka waktu, arah lulusan, dan sebagainya.

Hakikat dari tujuan pendidikan nasional adalah terbentuknya manusia yang utuh dan bulat.

Daftar Pustaka
Dakir. (2004). Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum. Rineka Cipta. Jakarta.

Iklan