Di tangan anak-anak, kertas menjelma perahu Sinbad

yang tak takluk kepada gelombang, menjelma burung

yang jeritnya membukakan kelopak-kelopak bunga hutan di hutan;

di mulut anak-anak, kata menjelma Kitab Suci.

 

“Tuan, jangan kauganggu permainanku ini.”

 

 

Dikutip dari:

Hujan Bulan Juni

Sapardi Djoko Damono